Analysis of DPT and Polio Immunization Management in Infants in the Health Center Areas of South Central Timor Regency
Keywords:
Immunization, Health management, Cold chain, Human resources, Digital reportingAbstract
The basic immunization program is a strategic effort to reduce morbidity and mortality in infants from preventable diseases. This study aimed to analyze the management of the DPT and Polio immunization program for infants in the working areas of Health Centers in South Central Timor Regency, covering aspects of planning, implementation, human resources, and digital reporting systems. The study used a qualitative approach with purposive sampling at four health centers, namely Kota, Taneotop, Lotas, and Siso. Data were collected through in-depth interviews, observation, and document review, then analyzed using the Miles and Huberman model, which includes data reduction, presentation, and conclusion drawing. The results showed that most health centers had conducted vaccine and logistics planning according to standards, but were not yet fully capable of independently managing the cold chain. Immunization was carried out routinely and through mass campaigns, although challenges remained related to electricity, vaccine distribution, and limited storage facilities. In terms of human resources, only some staff had received technical training, while others had not fully developed competencies in logistics management and digital reporting. The implementation of the ASIK and SMILE applications improved the accuracy and efficiency of reporting but was not yet uniformly applied across all areas due to infrastructure and network limitations. In conclusion, the success of the immunization program in South Central Timor Regency heavily relies on data-driven planning, capacity building for staff, and the strengthening of an integrated and sustainable digital system.
References
Afiat, R., Handayani, A., & Mulyani, E. (2021). Determinants of Complete Immunization Coverage in Indonesia: A Cross-Sectional Study. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 15(2), 97–105.
Azizatunnisa, L., Dewi, M., & Sukardi, M. (2021). Analisis Faktor yang Mempengaruhi Pencapaian Cakupan Imunisasi Dasar Lengkap di Indonesia. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia, 5(1), 12–21.
Dini, H. S., Mowaviq, M. I., Purwanto, S., Junaidi, A., Pawenary, P., & Rahayu, S. (2021). Penerapan Sistem Daya Cadangan untuk Lemari Vaksin Menggunakan PLTS pada Puskesmas Sindangbarang Bogor. Jurnal Terang, 4(1), 136–143.
Edayani, S., & Suryawati, I. (2019). Hambatan Cakupan Imunisasi pada Anak di Kabupaten Aceh Utara. Idea Nursing Journal, 10(3), 74–82.
Fardila, N., & Wibowo, R. (2018). Evaluasi Manajemen Cold Chain Vaksin pada Pelaksanaan Program Imunisasi Dasar di Puskesmas. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 6(3), 176–185.
Fitriana, F., Yarmaliza, Y., & Tengku, F. (2022). Analisis Manajemen Program Imunisasi dalam Capaian Universal Child Immunization (UCI). Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia, 8(1), 34–42.
Hasanuddin, A., Nurhayati, S., & Rachman, H. (2022). Analisis Implementasi Program Imunisasi Dasar di Wilayah Puskesmas Terpencil Kabupaten Gowa. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 18(1), 35–45.
Hikmarida, S. (2023). Cakupan dan Faktor Penghambat Pelaksanaan Program Imunisasi di Wilayah Terpencil. Jurnal Kesehatan Komunitas, 9(1), 45–56.
Husaini, H., & Darmawan, E. (2022). Faktor Motivasi dan Kepemimpinan dalam Peningkatan Kinerja Tenaga Kesehatan di Fasilitas Layanan Dasar. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 10(3), 110–120.
Karlina, O. V. (2017). Pentingnya Perencanaan dalam Program Imunisasi di Puskesmas. Jurnal Kesehatan Prima, 11(2), 90–101.
Kurniawati, A., & Yuliwati, S. (2023). Evaluasi Program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) di Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 8(2), 22–33.
Kurniawati, E. P., & Widoatmodjo, S. (2023). Readiness For Organizational Change: Workplace and Individual Factors At PT TBK (JV Company). Asian Journal of Social and Humanities, 2(03), 1917–1925. https://doi.org/10.59888/ajosh.v2i03.205
Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. Sage.
Luh, P. M., Kusuma, D. P., & Dewi, N. K. S. (2022). Evaluasi Pencapaian Universal Child Immunization di Kabupaten Buleleng Menggunakan Logic Framework Evaluation. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 10(3), 189–199.
Manila, R., & Sarto, S. (2017). Evaluasi Sistem Pengelolaan Limbah Medis Puskesmas di Kabupaten Bantul. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 14(1), 45–52.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd, Ed.). Sage.
Murdiyanto, E. (2020). Metodologi Penelitian Kualitatif: Konsep dan Aplikasi. Deepublish.
Murti, W. H. D. (2021). Evaluasi Manajemen Program Imunisasi Dasar di Puskesmas Kabupaten Magelang. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 12(2), 115–123.
Rahman, A. (2024). Integrating multilingual digital literacy in the Merdeka Curriculum: A contextual framework for Indonesian secondary schools. Journal of Language and Education Research, 10(2), 55–70. https://doi.org/10.1080/27908745.2024.0142079
Rahmat, A. (2023). Penguatan Manajemen Program Imunisasi di Tingkat Fasilitas Pelayanan Dasar: Studi Literatur Sistematis. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 12(1), 41–52.
Reviana, R. (2018). Analisis Kebutuhan SDM Kesehatan Berdasarkan Standar Ketenagaan Minimal di Puskesmas Kanor Kabupaten Bojonegoro. Jurnal Administrasi Dan Kebijakan Kesehatan, 3(1), 88–98.
Syakur, F., Sandra, E., & Bumi, L. (2021). Hubungan Pengelolaan Rantai Dingin dengan Kualitas Pelayanan Imunisasi di Fasilitas Kesehatan. Jurnal Ilmiah Kesehatan Pertiwi, 7(2), 99–108.
Widyastuti, W., Wahyudin, A., & Ferdianti, F. (2023). Evaluasi Program Imunisasi Dasar Lengkap di Wilayah Puskesmas Plumbon Kabupaten Indramayu. Jurnal Kesehatan Indra Husada, 11(1), 56–64.











