Post-Disaster Community Empowerment in West Java

Penulis

  • Willya Achmad Universitas Pasundan, Bandung, Indonesia

Kata Kunci:

community empowerment, post-disaster, disaster management, socio-economic recovery, West Java.

Abstrak

This study aims to analyze post-disaster community empowerment efforts in West Java Province. The research method used was a qualitative approach with a descriptive design. Data collection was conducted through documentation studies related to the research. The results indicate that natural disasters in West Java over the past ten years have been dominated by floods, landslides, and earthquakes, which have had a significant impact on human safety, infrastructure damage, and disruption to the community's social and economic conditions. The most severe impacts are felt in the post-disaster phase, when communities face loss of livelihoods, limited economic access, housing damage, and psychosocial trauma. Therefore, post-disaster community empowerment is crucial for restoring independence and social resilience through economic recovery, community-based rehabilitation and reconstruction, capacity building and mitigation education, and social and psychosocial support. This allows communities to recover, recover, and become more resilient in the face of potential future disasters.

Referensi

Adilla, R., & Mubarak, A. (2025). Strategi Pemerintah Kota Padang Panjang Dalam Pemulihan Ekonomi Pasca Bencana Banjir Bandang. Sibatik Journal: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan, 4(11), 3797-3808.

Armaita, A., Marni, L., Handayani, W., Tyas, D. A., Armalini, R., Nisa, S., & Hasmita, H. (2025). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Penerapan PHBS Pasca Banjir Bandang. Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(4), 216-220.

Bahransyaf, D. (2009). Pemberdayaan masyarakat pasca bencana berbasis penelitian. Sosio Konsepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial, 14(1), 47-56.

BNPB. (2024). Info Bencana. Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Creswell, J. W. (2012). Research design: pendekatan kualitatif, kuantitatif, dan mixed.

Dataloka. (2024). Jumlah Bencana Alam di Indonesia dari Tahun ke Tahun (2015-2024). https://dataloka.id/humaniora/2332/jumlah-bencana-alam-di-indonesia-dari-tahun-ke-tahun-2015-2024/

Hardianto, A., Winardi, D., Rusdiana, D. D., Putri, A. C. E., Ananda, F., Djarwoatmodjo, F. S., ... & Gustav, F. (2020). Pemanfaatan Informasi Spasial Berbasis SIG untuk Pemetaan Tingkat Kerawanan Longsor di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Jurnal Geosains Dan Remote Sensing, 1(1), 23-31.

Harijoko, A., Puspitasari, D., Prabaningrum, I., Prastika, K. P., & Wijayanti, N. F. (2021). Manajemen penanggulangan bencana dan pengurangan risiko bencana di Indonesia. Ugm press.

Haudan, M. A., Almeida, S. B., Wijaya, M. H., Harndi, D., & Mulyono, J. (2025). Resiliensi Solidaritas Masyarakat Desa Kemiri Pasca Bencana AlamDalam Perspektif Sosiologi. Jurnal Masyarakat Maritim, 9(1), 62-69.

Hupitoyo, H., Sumasto, H. S., Rahayu, T. P. R., Suparji, S., Wisnu, N. T. W., & Widyawati, W. (2024). Model Pemberdayaan Masyarakat Desa Tangguh Bencana Berbasis Pendidikan Interprofesional dan Kearifan Lokal. Health Community Engagement, 6(1), 16-20.

Imaduddina, A. H., Widodo, W. H. S., & Sasongko, I. (2023). Kajian (Δ) Kerentanan Bencana Gempa Bumi Berdasarkan Perspektif Multitemporal. Prosiding SEMSINA, 4(01), 115-122.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook. Thousand Oaks.

Muksin, Z., Rahim, A., Hermansyah, A., Samudra, A. A., & Satispi, E. (2023). Mitigasi Bencana Gempa Bumi di Cianjur. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(4), 2486-2490.

Octavianti, M., & Watrin, M. S. (2020). Pembentukkan generasi tangguh bencana sebagai antisipasi risiko gempa “sesar lembang. Adaptasi dan mitigasi bencana, 97.

Pasaribu, L. P., Apsari, N. C., & Sulastri, S. (2023). Kolaborasi Penta Helix Dalam Penanganan Pasca Bencana Gempa Bumi. Share: Social Work Journal, 13(1), 140-149.

Perdana, T. S., & Hamid, I. (2025). Pendekatan Pemberdayaan Masyarakat yang Terabaikan: Kelemahan Strategi Mitigasi Bencana BPBD Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Huma: Jurnal Sosiologi, 4(2), 118-130.

Prasetyo, R. A., & Unair, A. D. S. F. (2010). Masyarakat korban bencana. Dialektika, 5(2).

Rahmawati, I., & Rahmawati, A. (2022). Mengenal Psikologi Bencana. Media Nusa Creative (MNC Publishing).

Salman, F. F. (2024, April). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Desa Tangguh Bencana Pasca Bencana Gempa Bumi Lombok. In Interdisciplinary and Multidisciplinary Studies: Conference Series (Vol. 2, No. 1, pp. 18-27).

Sari, M. K., Saepudin, E. A., Lestari, N. C., Malindo, M., & Agas, A. (2025). Peran Teknologi dalam Sistem Peringatan Dini Bencana Alam. Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research, 2(1b), 1647-1555.

Satro Harmendo, Z., Verolyna, D., & Afrizal, A. (2025). Intervensi Psikososial Oleh Mudo Sosial Ekspedisi pada Anak Pasca Bencana Banjir Di Talang Donok Kabupaten Lebong (Doctoral dissertation, Institut Agama Islam Negeri Curup).

Wekke, I. S. (2021). Mitigasi Bencana. Adab Publisher.

Diterbitkan

2026-02-11

Cara Mengutip

Willya Achmad. (2026). Post-Disaster Community Empowerment in West Java. Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia (JIM-ID), 5(02), 405–414. Diambil dari https://ejournal.seaninstitute.or.id/index.php/esaprom/article/view/8208