Determinants of Sociodemographic and Health Information Factors on the Decision to Undergo Pap Smear among Women of Reproductive Age in Pulau Harapan
Keywords:
Cervical Cancer, Pap Smear Utilization, Women Of Reproductive Age, Health Information, Sociodemographic FactorsAbstract
Cervical cancer was the fourth most common cancer among women worldwide in 2022, with an estimated 604,000 new cases and 342,000 deaths. In Indonesia, according to the 2018 Basic Health Research (Riskesdas), cervical cancer ranks second after breast cancer, with an incidence of approximately 23 cases per 100,000 population and a mortality rate of 17 per 100,000 population. This study employed a quantitative approach with a cross-sectional design. The population consisted of 561 women of reproductive age residing in Pulau Harapan Village. The sample size was determined using a two-proportion test, resulting in 150 respondents. Data were collected using a questionnaire that had been tested for validity and reliability. Data analysis included univariate and bivariate analyses using the Chi-square test. The majority of respondents were aged 30–39 years, married, had higher education, were unemployed or housewives, and had a monthly income of less than IDR 3,000,000. Most respondents reported easy access to healthcare facilities and received information and education about cervical cancer from healthcare professionals. Sociodemographic factors significantly associated with Pap smear utilization were age (p = 0.000) and marital status (p = 0.000). Meanwhile, the health information factor significantly associated with Pap smear utilization was the source of health information (p = 0.040). These findings indicate that improving Pap smear utilization in island communities requires strengthening community-based health education strategies and optimizing the role of healthcare professionals as primary sources of health information. It is recommended that community health centers and local governments intensify active promotion, expand periodic mass screening programs, and integrate Pap smear education into routine health services to increase early cervical cancer detection among women of reproductive age.
References
Aini, Z., Suseno, M. R., & Anggraeni, N. P. D. A. (2025). Determinan faktor risiko terjadinya kanker serviks. Indonesian Health Issue, 4(1), 9–24.
Amelia, N. R., Ngo, N. F., & Toruan, V. M. L. (2022). Hubungan usia pertama menikah, paritas dan lama penggunaan kontrasepsi hormonal dengan kejadian kanker serviks di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Jurnal Verdure, 4(1), 378–384. https://journal.stikesmm.ac.id/index.php/verdure/article/view/233
Arnas, N. S., Agustina, & Septiani, R. (2022). Faktor-faktor yang berhubungan dengan deteksi dini kanker serviks pada pasangan usia subur melalui metode IVA tes di wilayah kerja Puskesmas Batoh Kota Banda Aceh. Journal of Health Technology and Medicine, 8(2), 931–944.
Asrina., Aliya, N. A., Passira, I., Magfira, N., Salsadila, A. P., Fadillah, N., et al. (2025). Update terbaru kanker serviks di Indonesia. Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan, 3(4), 212–221. https://journal.arikesi.or.id/index.php/OBAT/article/view/1542
Azlina, F. A., & Firdausi, R. (2025). Mengenal kanker serviks dan upaya dalam meningkatkan deteksi dini (1st ed.). Nuansa Fajar Cemerlang. https://repository.nuansafajarcemerlang.com/media/publications/593532-mengenal-kanker-serviks-dan-upaya-dalam-2b3fedbc.pdf
Badariati., Devi, R., Khairiyah, M., & Parmin. (2024). Determinants of childbearing age couples perform early detection of cervical cancer through IVA method (visual inspection of acetic acid) in Sigi Regency. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia, 7(11), 2642–2648.
Daulay, S. A. (2025). Peran umur dan tingkat pendidikan sebagai determinan kanker serviks pada wanita usia subur. Jurnal Kedokteran Universitas Lampung, 9(2), 283–288. https://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/JK/article/view/3732/3424
Ekawati, N., Wijaya, A., & Adam, A. M. (2022). Gambaran tingkat pengetahuan wanita usia subur tentang pentingnya Pap smear sebagai deteksi dini kanker serviks di Kelurahan Karuwisi Kecamatan Panakukang Kota Makassar. Jurnal Omi Adpertisi, 1(1), 14–24. https://jurnal.adpertisi.or.id/index.php/joa/article/view/278
Fauziyah, A., Khasanah, D. U., & Purwaningsih, T. (2018). Analisis faktor yang mempengaruhi minat Pap smear pada wanita anggota gabungan organisasi wanita Kabupaten Tegal. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan, 9(1), 1–8. https://www.ejournal.bhamada.ac.id/index.php/jik/article/view/15/15
Hakimah, U. (2016). Hubungan usia menikah dan paritas dengan tindakan Pap smear di Yayasan Kanker Wisnuwardhana. Jurnal Berkala Epidemiologi, 4(3), 420–431. https://e-journal.unair.ac.id/JBE/article/download/1632/2546
Hartina, E. S. (2020). Hubungan sosiodemografi dengan stress psikologi pada pengguna sosial media di Kabupaten Ponorogo (Undergraduate thesis). Universitas Muhammadiyah Ponorogo. https://eprints.umpo.ac.id/6066
Ismaya., & Herlina, N. (2018). Hubungan usia dan pendidikan dengan minat wanita PUS terhadap pemeriksaan Pap smear di Puskesmas Cimahi Tengah. Jurnal Kesehatan Budi Luhur, 11(2), 296–307.
Khoirunnisa, I. Y. (2025). Pengaruh pendidikan kesehatan tentang kanker serviks terhadap upaya pencegahan kanker serviks pada pasangan usia subur di Posyandu RW 04 wilayah Jakarta Timur. MAHESA: Malahayati Health Student Journal, 5(1), 384–393.
Kartikasari, R. F. (2025). Determinan faktor perilaku pencegahan kanker serviks pada wanita usia subur di Puskesmas Berbah Sleman (Undergraduate thesis). https://eprints.poltekkesjogja.ac.id/19570
Lestari, M., & Nurfajriah, S. (2020). Faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan WUS tentang manfaat Pap smear di Puskesmas Kecamatan Taman Sari. Indonesian Midwifery Journal, 3(2), 27–34.
Maryati, I., Pratiwi, S. H., & Estiqomah, Y. (2023). Faktor-faktor yang memengaruhi skrining kanker serviks di Indonesia: Scoping review. Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia, 8(1).
Mensah, K. B., Mensah, A. B. B., Yamoah, P., Manfo, J., Amo, R., Wiafe, E., et al. (2023). Socio-demographic factors and predictors of Pap test uptake among women: A retrospective study in Ghana. Cancer Management and Research, 489–499.
Mindarsih, T. (2023). Faktor yang mempengaruhi wanita usia subur dalam pemeriksaan inspeksi visual asam asetat (IVA): Literature review. CHMK Midwifery Scientific Journal, 6(2), 472–480.
Mansyarif, R., & Ni’sa, I. F. (2023). Identifikasi faktor-faktor pasangan usia subur tidak melakukan pemeriksaan Pap smear di wilayah kerja Puskesmas Rambiha Sangkula. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(2), 1730–1738.
Nabak, M. P. M., & Putri, S. I. (2024). Potret karakteristik sosio-demografi dalam pencegahan kanker serviks pada remaja putri. Jurnal Sahabat Keperawatan, 6(2), 135–143. https://jurnal.unimor.ac.id/JSK/article/view/7898
Nafisa, D. U. (2022). Faktor-faktor yang memengaruhi sikap pemeriksaan Pap smear pada wanita usia subur di wilayah kerja Puskesmas Jati (Undergraduate thesis). Universitas Islam Sultan Agung. https://repository.unissula.ac.id/26569
Ovillia, P. A. (2015). Hubungan karakteristik sosiodemografi dengan tingkat depresi pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang (Undergraduate thesis). http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/1397/1/SKRIPSI1194-1712098755.pdf
Pramono, S. D., Sinaga, M., & Sirait, R. W. (2023). Determinan pemanfaatan layanan deteksi dini kanker serviks dengan metode IVA oleh wanita pasangan usia subur di wilayah kerja Puskesmas Oepoi. Jurnal Kesehatan, 12(1), 1–11.
Prastio, M. E., & Rahma, H. (2023). Hubungan pendidikan dengan pengetahuan tentang pemeriksaan kanker serviks pada pegawai wanita di Universitas Islam Sumatera Utara. Jurnal Kedokteran STM (Sains dan Teknologi Medis), 6(1), 23–31.
Pratiwi, A. S. (2025). Hubungan karakteristik, pengetahuan dan sikap ibu dengan pemeriksaan Pap smear pada kelompok PKK Istana Bondowoso. Jurnal Dharma Praja, 7(1), 1–7.
Pratiwi, D. I., Kusumastuti, I., & Munawaroh, M. (2023). Hubungan pengetahuan, persepsi, dukungan suami, dan dukungan tenaga kesehatan dengan motivasi wanita usia subur dalam melaksanakan deteksi dini kanker serviks di Puskesmas Kecamatan Matraman Jakarta Timur. Sentri: Jurnal Riset Ilmiah, 2(1), 277–291.
Purnami, L. A., Suarmini, K. A., & Dewi, P. I. S. (2022). Hubungan karakteristik wanita usia subur dengan penyakit kanker serviks. Jurnal Keperawatan Silampari, 6(1), 400–408.
Republik Indonesia. (2019). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2019 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang perkawinan.
Saalino, V., Palamba, A., & Palette, T. (2024). Hubungan karakteristik, pengetahuan, dan sikap wanita pasangan usia subur dengan tindakan pemeriksaan Pap smear di RSIA Pertiwi Makassar. Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif. https://itri-journal.ac.id/jikp/article/view/164
Sanatha, G. A. I. A., Septarini, N. W., & Kurniati, D. P. Y. (2018). Faktor pendorong dan penghambat wanita pekerja seks di Denpasar untuk melakukan Pap smear/IVA sebagai upaya pencegahan kanker serviks. Archive of Community Health, 5(2), 1–10.
Sanjaya, R., Widyaningsih, D. P., Cahyani, A. D., Jaya, A. T., Nosy, D., Antika., et al. (2024). Konseling dan edukasi metode IVA test sebagai upaya peningkatan capaian deteksi dini kanker serviks. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 111–120.
Sirait, A. T. P., Isramilda., & Jaya, W. (2025). Hubungan pengetahuan dengan tindakan deteksi dini kanker serviks melalui metode Pap smear di RSUD Embung Fatimah Kota Batam. Zona Kesehatan, 19(3), 66–75.
Situmorang, P. M., Nugroho, D., Winarni, S., & Mawani, A. (2020). Hubungan beberapa faktor dengan pemanfaatan Pap smear pada wanita PUS. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(2), 225–232.
Yuliastuti, L. P. S., & Nudhira, U. (2021). Hubungan faktor risiko dengan lesi prakanker serviks di Puskesmas Segerongan Lombok Barat. Journal of Innovation Research and Knowledge, 1(5), 877–885.











