Peningkatan Aktivitas Fisik Masyarakat Berbasis Community Diagnosis di RT 03 Dukuh Wonocatur

Authors

  • Dyah Suryani Program Studi Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Ahmad Dahlan
  • Syefina Wardatul Mawaddah Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyaraka Pt, Universitas Ahmad Dahlan
  • Shafani Larasaty Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyaraka Pt, Universitas Ahmad Dahlan
  • Reshifa Suci Aurhenia Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyaraka Pt, Universitas Ahmad Dahlan
  • Tumandung Sanggigilang Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyaraka Pt, Universitas Ahmad Dahlan
  • Allya Regita Ananti Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyaraka Pt, Universitas Ahmad Dahlan

Keywords:

aktivitas fisik, community diagnosis, edukasi kesehatan, jalan sehat, senam bersama

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti hipertensi, diabetes melitus, dan penyakit kardiovaskular merupakan permasalahan kesehatan masyarakat yang prevalensinya terus meningkat, salah satunya dipengaruhi oleh rendahnya aktivitas fisik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya aktivitas fisik sebagai upaya pencegahan PTM melalui pendekatan community diagnosis. Kegiatan dilaksanakan di RT 03 Dukuh Wonocatur, Kelurahan Banguntapan, Kabupaten Bantul, dengan tahapan meliputi pengumpulan data kesehatan masyarakat, penentuan prioritas masalah menggunakan metode Urgency, Seriousness, and Growth (USG), serta pelaksanaan intervensi kesehatan. Hasil community diagnosis menunjukkan bahwa rendahnya aktivitas fisik merupakan masalah prioritas utama. Intervensi dilakukan melalui penyuluhan kesehatan, jalan sehat, dan senam bersama yang diikuti oleh warga setempat. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan metode pretest–posttest untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 88 pada pretest menjadi 98 pada posttest. Kegiatan ini menunjukkan bahwa intervensi berbasis komunitas melalui edukasi dan aktivitas fisik bersama efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat, serta diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku menuju gaya hidup aktif dan sehat guna mencegah PTM secara berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Y. Permina, V. R. Intening, and I. W. Sudarta, ‘Risk Management Of Non-Communicable Diseases ( NCD ) In Marginal Communities In Yogyakarta’, Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 2 No. 2, pp. 2022–2025.

J. Nugrahaningtyas and W. Utami, dan Utami, W. (2025). Kebugaran Tubuh Manusia: Penting Dalam Mempertahankan Kelenturan Tubuh Lansia" . Penerbit : Nuansa Fajar Cemerlang

L. Eninta, A. Bakti, T. Ashar, and K. Rochadi, “Hubungan Sikap dan Tingkat Aktivitas Fisik dengan Kejadian Noncommunicable Disease pada Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan di SMAN 15 Medan,” Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, vol. 3, no. 4, pp. 3890–3898, 2025.

P. Asda and A. Anida, ‘Physical Activity And Incidence Of Non-Communicable Diseases. Naskah publikasi. STIKES Wira Husada Yogyakarta

M. Muhibbi and A. Yogaswara, Jasmani Sehat Tubuh Bugar : Panduan Praktis untuk Gaya Hidup Aktif dan Seimbang Penerbit : Mutiara Intelektual Indonesia.

A. Rafiq, S. Sutono, and A. L. Wicaksana, “Pengaruh Aktivitas Fisik terhadap Penurunan Berat Badan dan Tingkat Kolesterol pada Orang dengan Obesitas : Jurnal Keperawatan Klinis dan Komunitas, vol. 5, no. November, pp. 167–178, 2021.

G. N. Panggraita, M. W. Putri, I. Tresnowati, and M. Riski, “Jurnal Ilmu Keolahragaan Hubungan Tingkat Aktivitas Fisik Dan Kualitas Tidur Terhadap Hasil Jurnal Ilmu Keolahragaan,” vol. 6, no. 2, 2023.

U. Rosidin, N. Sumarni, and I. Suhendar, (2019) ‘Penyuluhan tentang Aktifitas Fisik dalam Peningkatan Status Kesehatan, MKK: Volume 2 No 2 Hal 108-118

K. Aziza, Z. I. Lubis, and F. Ertitri, “Penyuluhan Aktivitas Fisik Sebagai Upaya Promosi Kesehatan Keluarga di Puskesmas Pandanwangi,” Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa. vol. 3, no. 8, pp. 4261–4266, 2025.

P. Hsu, H. Chou, Y. Pan, Y. Ju, and C. Tsai, “Sedentary Time , Physical Activity Levels and Physical Fitness in Adults with Intellectual Disabilities,” International Journal of Environmental Research and Public Health 18, 5033. https://doi.org/10.3390/ijerph18095033, 2021.

Downloads

Published

2026-03-31

How to Cite

Dyah Suryani, Syefina Wardatul Mawaddah, Shafani Larasaty, Reshifa Suci Aurhenia, Tumandung Sanggigilang, & Allya Regita Ananti. (2026). Peningkatan Aktivitas Fisik Masyarakat Berbasis Community Diagnosis di RT 03 Dukuh Wonocatur. Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(01), 165–169. Retrieved from https://ejournal.seaninstitute.or.id/index.php/pkm/article/view/8250