Pengembangan Taman Holistik “Taman Harmoni Sehat” Sebagai Sarana Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dalam Mendukung Program Desa Sehat Berkelanjutan
Keywords:
Taman holistik, Promosi kesehatan, Pemberdayaan masyarakat, Desa sehat berkelanjutanAbstract
Kesehatan masyarakat di tingkat desa memerlukan pendekatan promotif dan preventif yang berbasis pada pemberdayaan komunitas serta pemanfaatan lingkungan sebagai media edukasi kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan Taman Holistik “Taman Harmoni Sehat” sebagai sarana promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat dalam mendukung program Desa Sehat Berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan di Desa Megu Cilik, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon pada tanggal 7 Juni 2026 dengan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis masyarakat (community-based participatory approach). Tahapan kegiatan meliputi observasi dan identifikasi masalah, perencanaan bersama, pelaksanaan kegiatan, pendampingan, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi masyarakat dalam seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari penataan taman, penanaman tanaman obat keluarga (TOGA), edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), hingga kegiatan senam sehat bersama. Selain itu, terjadi peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perilaku hidup sehat serta pemanfaatan taman sebagai ruang edukatif dan aktivitas sosial. Taman Holistik “Taman Harmoni Sehat” juga berpotensi menjadi media promosi kesehatan yang berkelanjutan dengan dukungan perangkat desa dan kader kesehatan. Dengan demikian, pengembangan taman holistik ini efektif dalam meningkatkan kesadaran kesehatan dan memperkuat pemberdayaan masyarakat desa.
Downloads
References
Ali, S. S., Mahoui, I., Hassoun, R., Mojaddidi, H., & Awaad, R. (2023). The Bay Area Muslim mental health community advisory board: evaluation of a community based participatory approach. Epidemiology and Psychiatric Sciences, 32, e7. https://doi.org/10.1017/S2045796022000786
Amaludin, A., & Aris, M. R. (2025). Manajemen Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan melalui Pendekatan Holistik dan Integratif. ICODEV: Indonesian Community Development Journal, 6(2), 103–114.
Iftinani, Q., Situmeang, W. H., & Dharmawan, L. (2023). Pengembangan Masyarakat Program Holistik Pembinaan dan Pengembangan Desa (PHP2D) pada Kelompok Rukuntani di Desa Bantarsari. Jurnal Sosial Terapan, 1(1), 63–72.
Itawarnemi, H., Arzaki, M., Khairan, D., Vyzra, K., Wiyah, H., Simatupang, N. N. A., Mawardah, N. Y., Muasyida, N., & Abrar, U. (2025). Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Kosong Menjadi Taman Produktif dan Taman Herbal Guna Mendukung Program Hidup Sehat dan Berkelanjutan di Desa Paya Meugendrang. Aksi Kita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(5), 1440–1449.
Karki, B., Kittel, G., Bolokon, I., & Duke, T. (2017). Active Community-Based Case Finding for Tuberculosis With Limited Resources. Asia Pacific Journal of Public Health, 29(1), 17–27. https://doi.org/10.1177/1010539516683497
Kemenkes. (2016). Gerakan PHBS Sebagai Langkah Awal Menuju Peningkatan Kualitas Kesehatan Masyarakat. http://promkes.kemkes.go.id/phbs
Mubarak, W. I., & Chayatin, N. (2019). Ilmu kesehatan masyarakat: teori dan aplikasi.
Muhlisin, A., & Pratiwi, A. (2017). Community-based participatory research to improve primary mental health services. International Journal of Research in Medical Sciences, 5(6), 2524–2528.
Nutbeam, D., & Muscat, D. M. (2021). Health promotion glossary 2021. Health Promotion International, 36(6), 1578–1598.
Organization, W. H. (1986). Ottawa charter for health promotion, 1986. World Health Organization. Regional Office for Europe.
World Health Organization. (2016). Urban green spaces and health. World Health Organization. Regional Office for Europe.
Purwanti, Y., Wisaksono, A., & Aliviameita, A. (2020). Pengabdian masyarakat penerapan PHBS di sekolah. Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 161–166.
Riza, A., & Qomarun, Q. (2025). Analisis Aktivitas dan Fasilitas Lapangan Gasibu sebagai Ruang Terbuka Publik. Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur, 691–700.
Suarez‐Balcazar, Y., Francisco, V. T., & Rubén Chávez, N. (2020). Applying Community‐Based Participatory Approaches to Addressing Health Disparities and Promoting Health Equity. American Journal of Community Psychology, 66(3–4), 217–221. https://doi.org/10.1002/ajcp.12487
Suryaputri, I. Y., Mubasyiroh, R., Idaiani, S., & Indrawati, L. (2022). Determinants of Depression in Indonesian Youth: Findings From a Community-based Survey. Journal of Preventive Medicine and Public Health, 55(1), 88–97. https://doi.org/10.3961/jpmph.21.113
Triatmanto, B., Apriyanto, G., & Hidayatullah, S. (2024). Model Pemberdayaan Masyarakat Holistik: Berorientasi Potensi Lokal. Uwais Inspirasi Indonesia.
Wang, H., Dai, X., Wu, J., Wu, X., & Nie, X. (2019). Influence of urban green open space on residents’ physical activity in China. BMC Public Health, 19(1), 1093. https://doi.org/10.1186/s12889-019-7416-7
Xue, F., Gou, Z., & Lau, S. S. Y. (2017). Green open space in high-dense Asian cities: Site configurations, microclimates and users’ perceptions. Sustainable Cities and Society, 34, 114–125. https://doi.org/10.1016/j.scs.2017.06.014
Zaini, M. (2019). Asuhan keperawatan jiwa masalah psikososial di pelayanan klinis dan komunitas. Deepublish.











