Peserta Didik dalam Perspektif Empirisme, Naturalisme, Nativisme, Konvergensi, dan Pendidikan Islam: Sebuah Kajian Filosofis Pendidikan

Authors

  • Andi Hasriani Asfar Program Studi Dirasah Islamiyah, Pascasarjana UIN Alauddin Makassar
  • Ana Dhigfaini Sultan Program Studi Dirasah Islamiyah, Pascasarjana UIN Alauddin Makassar
  • Yuspiani Yuspiani Program Studi Dirasah Islamiyah, Pascasarjana UIN Alauddin Makassar
  • Muhammad Sabir U Program Studi Dirasah Islamiyah, Pascasarjana UIN Alauddin Makassar
  • Andi Syafrul Bahri Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar
  • Andi Ferina Herbourina Bonita Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Tadulako Palu

Keywords:

Peserta Didik, Empirisme, Naturalisme, Nativisme, Konvergensi, Pendidikan Islam.

Abstract

Peserta didik merupakan komponen utama dalam proses pendidikan yang memiliki karakteristik, potensi, serta perkembangan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor internal dan eksternal. Pemahaman mengenai hakikat peserta didik menjadi penting untuk membangun sistem pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan perkembangan manusia. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep peserta didik berdasarkan pandangan teori empirisme, naturalisme, nativisme, konvergensi, serta tinjauan pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui analisis berbagai literatur ilmiah, buku filsafat pendidikan, dan sumber pendidikan Islam yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa teori empirisme memandang peserta didik sebagai individu yang berkembang melalui pengalaman dan lingkungan, sedangkan naturalisme menekankan perkembangan alami sesuai fitrah manusia. Nativisme memandang faktor bawaan sebagai penentu utama perkembangan peserta didik, sementara teori konvergensi menempatkan perpaduan antara faktor bawaan dan lingkungan sebagai unsur yang saling memengaruhi. Dalam perspektif pendidikan Islam, peserta didik dipandang sebagai makhluk yang memiliki fitrah, potensi akal, spiritual, dan moral yang harus dikembangkan secara seimbang melalui proses pendidikan yang holistik. Artikel ini menegaskan bahwa integrasi antara teori pendidikan Barat dan nilai-nilai pendidikan Islam dapat menjadi landasan dalam memahami peserta didik secara komprehensif dan humanis.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Abrasyi, M. A. (1993). Dasar-dasar pokok pendidikan Islam. Jakarta: Bulan Bintang.

Al-Ghazali. (2005). Ihya’ Ulumuddin. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyah.

Creswell, J. W. (2017). Research design: Pendekatan metode kualitatif, kuantitatif, dan campuran (4th ed.). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Hasbullah. (2017). Dasar-dasar ilmu pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers.

Krippendorff, K. (2018). Content analysis: An introduction to its methodology (4th ed.). California: Sage Publications.

Langgulung, H. (2003). Asas-asas pendidikan Islam. Jakarta: Pustaka Al-Husna.

Locke, J. (1690). An essay concerning human understanding. London: Thomas Basset.

Makbul, M., Sulaiman, S., & Arifin, A. (2023). Konsep peserta didik dalam perspektif teori konvergensi dan implikasinya dalam pendidikan Islam. Hawari: Jurnal Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam, 4(2), 115–126.

Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mulyasa, E. (2021). Menjadi guru penggerak merdeka belajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Musdalifah. (2018). Peserta didik dalam perspektif pendidikan Islam. Idaarah: Jurnal Manajemen Pendidikan, 2(2), 243–251.

Nadirah. (2013). Teori-teori pendidikan dan implikasinya terhadap peserta didik. Lentera Pendidikan, 16(1), 45–57.

Nata, A. (2018). Ilmu pendidikan Islam. Jakarta: Prenadamedia Group.

Rousseau, J. J. (1762). Emile, or on education. Paris: Jean Néaulme.

Schopenhauer, A. (1840). On education and human nature. Berlin: Brockhaus.

Stern, W. (1914). Psychology of early childhood up to the sixth year of age. New York: Henry Holt and Company.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suyitno. (2020). Filsafat pendidikan Islam. Yogyakarta: Teras.

Suyono, & Hariyanto. (2017). Belajar dan pembelajaran: Teori dan konsep dasar. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Tafsir, A. (2016). Ilmu pendidikan Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Tafsir, A. (2019). Filsafat pendidikan Islami. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Tilaar, H. A. R. (2019). Perubahan sosial dan pendidikan: Pengantar pedagogik transformatif untuk Indonesia. Jakarta: Grasindo.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (2003). Jakarta: Kementerian Pendidikan Nasional.

Uno, H. B. (2020). Teori motivasi dan pengukurannya. Jakarta: Bumi Aksara.

Zed, M. (2014). Metode penelitian kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Downloads

Published

2026-06-16

How to Cite

Andi Hasriani Asfar, Ana Dhigfaini Sultan, Yuspiani, Y., Muhammad Sabir U, Andi Syafrul Bahri, & Andi Ferina Herbourina Bonita. (2026). Peserta Didik dalam Perspektif Empirisme, Naturalisme, Nativisme, Konvergensi, dan Pendidikan Islam: Sebuah Kajian Filosofis Pendidikan. Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(02), 232–243. Retrieved from https://ejournal.seaninstitute.or.id/index.php/pkm/article/view/8687