Analisis Tingkat Kebisingan pada Area Produksi PT. Industri Kapal Indonesia (Persero)
Keywords:
Kebisingan, Sound Level Meter, HIRADC, Nilai Ambang Batas.Abstract
Pekerjaan di sektor industri mempunyai potensi bahaya yang cukup tinggi yang pada akhirnya menyebabkan kecelakaan kerja yang dapat mengakibatkan kerugian baik terhadap harta maupun jiwa manusia, sehingga perlu diusahakan pencegahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bahaya, menilai risiko, dan menentukan pengendalian kebisingan di lingkungan kerja PT. Industri Kapal Indonesia (Persero) sebagai bagian dari penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan melakukan pengukuran langsung tingkat kebisingan menggunakan Sound Level Meter di delapan titik lokasi kerja dan membandingkannya dengan Nilai Ambang Batas (NAB) 85 dB(A) berdasarkan Permenaker No. 5 Tahun 2018. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa empat dari delapan lokasi melebihi NAB, yaitu Graving Dock (94,4 dB), Air Bag Dock (91,6 dB), Slip Way 92,7 dB), dan Plater Shop Fabrikasi (101,4 dB). Tingkat kebisingan tertinggi berada di Plater Shopabrikasi (101,4 dB) yang disebabkan oleh aktivitas pemotongan, pengelasan, dan memukul besi. Paparan kebisingan di atas NAB dapat menyebabkan gangguan pendengaran permanen (Noise-Induced Hearing Loss), kelelahan, dan stres kerja. Oleh karena itu, diperlukan pengendalian kebisingan melalui pendekatan eliminasi dan substitusi, pengendalian teknis seperti pemasangan sekat peredam suara, pengendalian administratif seperti rotasi pekerja, dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) berupa earplug/earmuff.
Downloads
References
Ary Akbary Musati, C., Abdurrahman Prasetyo, N., Perwira Antartika, M. Jurnal Uji Kebisingan dan Getaran Mesin Sesuai Regulasi Guna Kenyamanan Kru Kapal Studi Teknologi Rekayasa Konstruksi Perkapalan, P., & Negeri Batam, P. (n.d.). Info Articles Abstrak. https://doi.org/10.31331/maristec.v1i2
Rafika Ulfa, K., Syam, N., Surahman Batara, A., Amelia, R., dan Keselamatan Kerja, K., Kesehatan Masyarakat, F., Muslim Indonesia, U., & Lingkungan, K. (2023). INDUSTRIAL KAPAL INDONESIA MAKASSAR. In Window of Public Health Journal (Vol. 4, Issue 2).
Rojaya Simbolon, R., Penerapan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja, P. K., Faktor Penentu Optimalisasi Produktivitas Kerja, S., Pasya Harramain, F., Rizaldi Putra Sonjaya, M., Studi Sarjana Terapan Administrasi Bisnis Jurusan Administrasi Niaga, P., Negeri Bandung Alamat, P., Gegerkalong Hilir, J., Parongpong, K., Bandung Barat, K., & Barat, J. (n.d.). Occupational Safety And Health (OSH) Implementation As A Determinant Of Work Productivity Optimization.
Syahrir, A., Rusba, K., Evert Adolf Liku, J., Keselamatan, J., Kerja dan Lindungan Lingkungan, K., & Studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja, P. (2024). ANALISA KESELAMATAN PEKERJAAN BONGKAR MUAT BARANG MENGGUNAKAN FORKLIFT PADA PT UNITED TRACTORS BALIKPAPAN (Vol. 10, Issue 1). https://jurnal.d4k3.uniba-bpn.ac.id/index.php/identifikasi76
Widada, H., Peramutya, A. D., Nugroho, A. A., & Sunanto, H. (2022). Pengaruh Tingkat Kebisingan Mesin Kapal terhadap Fungsi Pendengaran dan Stress Kerja pada Teknisi Mesin Kapal. Quantum Teknika : Jurnal Teknik Mesin Terapan, 4(1), 21–26. https://doi.org/10.18196/jqt.v4i1.15313











