Peningkatan Literasi Lingkungan dan Keterampilan Pengelolaan Limbah Elektronik melalui Workshop 3R Berbasis Hands-on Learning di SMA Negeri 65 Jakarta Barat
Keywords:
Limbah Elektronik, E-Waste, Transisi Energi Bersih, 3R, Literasi LingkunganAbstract
Peningkatan penggunaan perangkat elektronik di kalangan pelajar telah berkontribusi terhadap bertambahnya volume limbah elektronik (e-waste) yang berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Rendahnya pemahaman mengenai pengelolaan limbah elektronik dan minimnya keterampilan pemeliharaan perangkat menjadi tantangan dalam mendukung transisi energi bersih dan pembangunan berkelanjutan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan literasi lingkungan, pengetahuan, dan keterampilan siswa SMA Negeri 65 Kebon Jeruk, Jakarta Barat, dalam pengelolaan limbah elektronik berbasis prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R). Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif, partisipatif, dan aplikatif melalui tahapan survei awal, sosialisasi, workshop praktik pengelolaan limbah lampu LED, pendampingan oleh mahasiswa, serta evaluasi dan refleksi kegiatan. Materi yang diberikan mencakup dampak limbah elektronik terhadap lingkungan, perubahan iklim, pemeliharaan perangkat elektronik, serta pemanfaatan kembali komponen elektronik yang masih layak digunakan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran siswa terhadap pentingnya pengelolaan limbah elektronik. Pendekatan hands-on learning terbukti efektif dalam meningkatkan partisipasi peserta, keterampilan dasar pengelolaan e-waste, serta membentuk sikap peduli lingkungan. Program ini berpotensi menjadi model edukasi berkelanjutan dalam mendukung pengurangan limbah elektronik dan transisi menuju lingkungan yang lebih bersih dan ramah lingkungan.
Downloads
References
V. Forti, C. P. Baldé, R. Kuehr, and G. Bel, The Global E-Waste Monitor 2020: Quantities, Flows, and the Circular Economy Potential. Bonn, Germany: United Nations University (UNU), United Nations Institute for Training and Research (UNITAR), and International Telecommunication Union (ITU), 2020.
A. Setiawan, B. Prasetyo, and D. Kurniawan, “Eco-digital literacy among secondary school students: Awareness of electronic waste management,” Jurnal Pendidikan Lingkungan, vol. 8, no. 2, pp. 115–126, 2022.
C. P. Baldé, V. Forti, R. Kuehr, and G. Bel, “The role of product lifetime extension in reducing electronic waste generation,” in The Global E-Waste Monitor 2020. Bonn, Germany: United Nations University, 2020.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, Buku Panduan Merdeka Belajar–Kampus Merdeka. Jakarta, Indonesia: Kemendikbudristek, 2020.
D. Kurniawati, A. Nugroho, and S. Hidayat, “Implementation of simulation and role-play methods in practical learning to improve students’ competencies,” Jurnal Pendidikan Indonesia, vol. 4, no. 1, pp. 45–54, 2023.
S. Suprihhatin and Y. Rohmadi, “Character building through project-based learning in secondary education,” Jurnal Pendidikan Karakter, vol. 13, no. 2, pp. 98–109, 2022.
C. Velde, A. Wallace, and S. Choy, “Experiential learning in technical and vocational education: Preparing students for authentic practice,” Journal of Vocational Education and Training, vol. 72, no. 3, pp. 357–375, 2020.
UNESCO, Education for Sustainable Development: A Roadmap. Paris, France: UNESCO Publishing, 2021.











