https://ejournal.seaninstitute.or.id/index.php/pkm/issue/feed Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat 2026-04-13T04:23:02+00:00 Open Journal Systems <p>Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat (M-PKM) Merupakan jurnal Pengabdian yang diterbitkan oleh Sean Institute.M-PKM merupakan jurnal peer review, open access, dan ilmiah yang ditujukan kepada pelaksana pengabdian dengan fokus adalah PKM pada bidang komputer dan Informatika, PKM pada bidang sains,PKM pada bidang ekonomi dan manajemen, PKM pada bidang pendidikan, PKM pada bidang kesehatan dan hukum, PKM diterbitkan 3 kali dalam setahun</p> https://ejournal.seaninstitute.or.id/index.php/pkm/article/view/8365 Penguatan Literasi Kesehatan Pasien Diabetes Mellitus Type 2 2026-04-01T23:13:37+00:00 Afnina Afnina afnina@stikesbu.ac.id Eka Afriani ekaafriani@stikesbu.ac.id Fathul Jannah fathuljannah1514@gmail.com Eva Sulistiany evasulistiany56@gmail.com Elfida Elfida elfida@poltekkesaceh.ac.id <p>Literasi kesehatan merupakan faktor krusial dalam pengelolaan Diabetes Mellitus Tipe 2 (DMT2), namun akses informasi yang kompleks sering kali menjadi hambatan bagi pasien di tingkat komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat literasi kesehatan dan perilaku pengelolaan penyakit pada pasien DMT2 di Gampong Karang Anyar, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa melalui pendekatan edukasi berbasis komunitas. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan dukungan data kuantitatif sederhana. Instrumen pengumpulan data meliputi kuesioner literasi kesehatan, observasi partisipatif, dan wawancara mendalam terhadap 20 ibu-ibu pengajian penderita DMT2 serta 5 tenaga kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat pemahaman "cukup" (45,0%), namun kepatuhan terhadap kontrol kesehatan rutin masih rendah (40,0%). Analisis tematik mengungkap bahwa penggunaan istilah medis yang rumit dan pendekatan edukasi satu arah menjadi hambatan utama. Sebaliknya, intervensi berbasis komunitas yang bersifat interaktif dan kontekstual di lingkungan informal (seperti masjid) terbukti meningkatkan keterlibatan dan pemahaman pasien. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan literasi kesehatan memerlukan integrasi antara aspek medis, sosial, dan kultural untuk mendorong perubahan perilaku manajemen diri yang berkelanjutan.</p> 2026-04-08T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat https://ejournal.seaninstitute.or.id/index.php/pkm/article/view/8405 Kriminalisasi Terhadap Gelandangan dan Pengemis Sebagai Bentuk Pelanggaran Hak Asasi Manusia Terhadap Kelompok Marginal 2026-04-09T16:00:55+00:00 Asyrafil Mahdi asyrafilmahdi27@gmail.com Lysa Angrayni 0006@gmail.com <p>Aktivitas pengelandangan dan pengemisan kerap dianggap sebagai bentuk pelanggaran terhadap ketertiban umum yang termasuk dalam kategori tindak pidana pelanggaran (<em>overtredingen</em>). Hal tersebut tercermin dalam ketentuan Pasal 504 dan 505 KUHP yang merepresentasikan praktik kriminalisasi terhadap pengemis. Di sisi lain, pengaturan dalam KUHP baru menunjukkan adanya pergeseran pendekatan menuju dekriminalisasi terhadap gelandangan dan pengemis. Namun demikian, dalam praktiknya, kriminalisasi masih tetap berlangsung, terutama melalui berbagai Peraturan Daerah yang berorientasi pada penegakan ketertiban umum. Padahal, dalam Undang-undang Dasar Tahun 1945 Pasal 34 ayat (1) dijelaskan bahwa: “Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara.”. Hal ini membuktikan bahwa konstitusi menjamin perlindungan terhadap gelandangan dan pengemis. Kriminalisasi terhadap gelandangan dan pengemis adalah bentuk pelanggaran hak asasi manusia yang digolongkan sebagai <em>criminalization of poverty</em>. Konsep <em>criminalization of poverty</em> yang berkembang secara global menunjukkan bahwa kebijakan pidana sering digunakan sebagai mekanisme kontrol sosial yang meminggirkan kelompok rentan.</p> 2026-04-11T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat https://ejournal.seaninstitute.or.id/index.php/pkm/article/view/8434 Peningkatan Kompetensi Guru melalui Pelatihan Koding dan Artificial Intelligence di Kabupaten Aceh Utara 2026-04-13T04:23:02+00:00 Mutasar Mutasar mutasarstmik@gmail.com Novia Hasdyna noviahasdyna@gmail.com Rozzi Kesuma Dinata rozzi@unimal.ac.id Chaeroen Niesa jeumalaniesa@gmail.com Cut Fadhilah cutfadhilah@gmail.com <p>Guru sebagai tenaga pendidik memiliki peran strategis dalam menghadapi tantangan peningkatan literasi digital di era modern. Namun, keterbatasan pemahaman terhadap pemanfaatan teknologi, khususnya koding dan Artificial Intelligence (AI), menyebabkan proses pembelajaran berbasis digital belum optimal. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru melalui pelatihan koding dan pemanfaatan AI sebagai alat bantu pembelajaran. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pelatihan interaktif yang meliputi sosialisasi literasi digital, demonstrasi penggunaan koding dan AI, praktik langsung, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada tanggal 2–3 April 2026 di Kabupaten Aceh Utara, dengan melibatkan guru dari berbagai jenjang pendidikan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap pemanfaatan koding dan AI sebesar 78%, disertai perubahan sikap positif dalam penggunaan teknologi secara etis dan produktif. Peserta juga mampu mengimplementasikan dasar-dasar koding serta memanfaatkan AI dalam penyusunan materi pembelajaran. Program ini memberikan dampak nyata dalam meningkatkan literasi digital dan kompetensi guru, serta mendukung transformasi pembelajaran berbasis teknologi.</p> 2026-04-14T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat