The Meaning of Motivation in the Lyrics of Manusia Kuat by Tulus (Ferdinand De Saussure's Semiotic Analysis)
Kata Kunci:
Semiotics, Motivation, Lyrics, TulusAbstrak
Song as a medium of communication not only conveys messages in an aesthetic manner but is also rich in profound meanings that can be analyzed through a semiotic approach. This study aims to reveal the motivational meanings contained in the lyrics of Manusia Kuat by Tulus using Ferdinand de Saussure’s semiotic framework. This approach examines signs through two main elements, namely the signifier and the signified, in order to uncover the relational meaning within the structure of the lyrics. The findings indicate that the song embodies strong motivational messages, such as perseverance, resilience, and confidence in human strength when facing life’s challenges. Lyrics such as “kita ini manusia kuat” and “kamu bukan debu yang diam” represent symbols of spirit and self-empowerment. In conclusion, through its linguistic symbols and connotative meanings, Manusia Kuat successfully articulates motivation that inspires listeners to become resilient and optimistic individuals.
Unduhan
Referensi
Abdussamad, Z. (2021). Metode penelitian kualitatif (P. Rapanna, Ed.). Makassar: CV. Syakir Media Press.
Darma, S., Sahri, G., Hasibuan, A., Wirta, I. W., Silitonga, I. D. B., Sianipar, V. M. B., Khoiriah, M., Rayhaniah, S. A., Purba, N. A., Supriadi, Jinan, A., & Hasyim, M. (2020). Pengantar teori semiotika (M. A. M. Alfathoni, Ed.). Bandung: CV. Media Sains Indonesia.
Daryanto, & Rahardjo, M. (2016). Teori komunikasi (1st ed.). Yogyakarta: Penerbit Gava Media.
Djohan. (2019). Psikologi musik. Yogyakarta: Percetakan Galangpress.
Faber, A., & Mazlish, E. (2020). Menjadi orangtua ada strateginya: Cara mudah dan santai mendidik anak. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Fauzi, A., Nisa, B., Napitupulu, D., Abdillah, F., Utama, A. A. G. S., Zonyfar, C., Nuraini, R., Purnia, D. S., Setyawati, I., Evi, T., Permana, S. D. H., & Sumartiningsih, M. S. (2022). Metodologi penelitian. Banyumas: Penerbit CV. Pena Persada.
Hidayatullah, R. (2020). Pendidikan musik: Pendekatan musik untuk anak di era empat titik nol untuk guru musik, guru PAUD dan TK, mahasiswa musik, dan umum. Padang: Penerbit Erka.
Roudhonah. (2019). Ilmu komunikasi (Edisi revisi). Depok: PT Rajagrafindo Persada.
Ruliana, P. (2014). Komunikasi organisasi: Teori dan studi kasus. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.
Sabrina, C. (2022). Seni mengendalikan emosi. Sleman: Bright Publisher.
Sevilla. (2022). Bagaimana cara menjadi seorang pendengar yang baik? Jakarta: Gramedia Blog.
Sobur, A. (2018). Semiotika komunikasi (Cetakan ke-7). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Tsauri, S. (2015). Pendidikan karakter: Peluang dalam membangun karakter bangsa (A. Mutohar, Ed.). Jember: IAIN Jember Press.
Wahjuwibowo, I. S. (2018). Semiotika komunikasi: Aplikasi gratis bagi penelitian dan skripsi komunikasi (3rd ed.). Jakarta: Penerbit Mitra Wacana Media.
Yeon, P. J. (2021). Seni memahami perasaan anak (Edisi pertama). Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.











