The Role of Family Medicinal Plant Education (TOGA) in the Development of Living Pharmacies to Support the Availability of Emergency Medicines in Pilubang Village
Kata Kunci:
Family medicinal plants; emergency medicine; health independence; Pilubang VillageAbstrak
The availability of emergency medicines in remote areas with limited healthcare access is a crucial issue. The development of Family Medicinal Plants (TOGA) through the concept of a living pharmacy presents a strategy to achieve community independence in providing traditional medicines. This community service activity aims to increase the knowledge, skills, and awareness of the Pilubang Village community in planting, caring for, and utilizing medicinal plants. Implementation methods include interactive counseling on plant types and benefits, practical demonstrations of planting techniques, and assistance in making products such as instant ginger drinks and aloe vera ointments. Evaluation results show a significant increase in participant understanding, the formation of a village living pharmacy management group, and the availability of a variety of ready-to-use medicinal plants for family first aid. This program has proven effective in strengthening community health independence and can serve as a model for sustainable TOGA management at the village level.
Unduhan
Referensi
Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lima Puluh Kota. (2019). Kecamatan Harau dalam Angka 2019. BPS Kabupaten Lima Puluh Kota.
Darmawan, F., Lestari, P., & Hidayat, T. (2023). Ketahanan Kesehatan Komunitas di Daerah Tertinggal: Peran Strategis Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dalam Penguatan Layanan Kesehatan Dasar. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 18(1), 77-89.
Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat. (2022). Laporan Kinerja Tahun 2021: Upaya Peningkatan Akses dan Mutu Pelayanan Kesehatan di Daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T). Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
Fatharani, N. (2024). Akses pelayanan kesehatan di daerah terpencil.
Kurniawati, D., & Pratama, R. (2021). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Edukasi Budidaya Tanaman Obat Keluarga (TOGA) untuk Ketahanan Kesehatan di Daerah Rural. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 12 (2), 45-56.
Kurniawati, D., & Saputra, R. (2022). Efektivitas Pelatihan Pemanfaatan Tanaman Obat Lokal terhadap Peningkatan Kemampuan Swamedikasi Masyarakat di Daerah Pedesaan. Jurnal Ilmu Keperawatan Komunitas, (2), 112-125.
Pratiwi, R., & Jaya, A. (2023). Faktor Penentu Keberhasilan dan Keberlanjutan Program Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Masyarakat. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 19(2), 210-225.
Puspitasari, I., Sari, G. N. F., & Indrayati, A. (2021). Pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai alternatif pengobatan mandiri. Jurnal Warta LPM, 24(3), 456-465.
Rahmawati, A. I. E., Hardiyanto, D., Azhari, F., & Suminar, A. (2019). Sosialisasi, penyuluhan, penanaman, dan pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA). Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian kepada Masyarakat, 3 (3), 389-394.
Sari, D. P., & Pratama, R. A. (2023). Edukasi Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Berbasis Partisipatif Masyarakat untuk Meningkatkan Literasi Kesehatan di Era Pasca Pandemi. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 15 (2), 145-156.
Sari, N., & Andjasmara, T. C. (2023). Penanaman tanaman obat keluarga (TOGA) untuk mewujudkan masyarakat sehat. Jurnal Bina Desa, 5 (1), 124-128.
Sari, S. M., & Rasyid, T. A. (2019). Pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) pada masyarakat. Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3.
Sijabat, R. M. (2025). Socialization of Healthcare Service Innovation: Developing a Pharmacy Information System to Improve Access and Service Quality Sosialisasi Inovasi Pelayanan Kesehatan: Membangun Sistem Informasi Farmasi untuk Meningkatkan Akses dan Kualitas Layanan.
Sucipto, S., Sulistiyowati, T. I., Utami, B., & Qamaria, R. S. (2020). Gerakan Budidaya Tanaman Obat Keluarga sebagai Kepedulian Masyarakat Menuju Desa Sehat di Desa Semen Kabupaten Kediri. Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2 (2), 85-94.
Taufiqa, Z., Maisa, B. A., Nindrea, R. D., Elsaputri, N., Volasoohy, N. S., Tanu, F. E. M., & Aprillia, A. (2024). Inovasi Kelas Gizi dalam Praktik Pemberian Makanan Pendamping ASI di Nagari Pilubang Lima Puluh Kota. Jurnal Abdimas Indonesia, 4 (4), 1538-1546.
Taulabi, E., Utami, W., & Rahem, A. (2019). Profil Rencana Kebutuhan Obat Di Dinas Kesehatan Pada Daerah Tertinggal, Perbatasan Dan Kepulauan (Studi Di Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur). JIIS (Jurnal Ilmiah Ibnu Sina): Ilmu Farmasi dan Kesehatan, 4 (2), 420-431.











