The Influence of Financial Literacy on Customers' Ability to Avoid Phishing: A Case Study of Bank Syariah Indonesia Ahmad Yani Bone Branch Office
Kata Kunci:
Financial Literacy, Customer Ability, Phishing AttacksAbstrak
This study aims to determine the influence of financial literacy on customers' ability to avoid phishing attacks and the extent to which financial literacy influences customers' ability to avoid phishing attacks at Bank Syariah Indonesia's Ahmad Yani Bone Branch. This study used a quantitative approach, using a questionnaire as the data collection method. The sample consisted of 50 customers of Bank Syariah Indonesia's Ahmad Yani Bone Branch. The data were collected through validity testing, reliability testing, classical assumption testing, and hypothesis testing. The results show that financial literacy has a significant influence on customers' ability to avoid phishing attacks at Bank Syariah Indonesia's Ahmad Yani Bone Branch. This is indicated by the R² value of 67.7%. This means that financial literacy is largely influenced by customers' ability to avoid phishing, while the remaining 32.3% is influenced by other factors. Therefore, the higher the financial literacy, the better the customer's ability to protect themselves from digital fraud.
Unduhan
Referensi
Abdullah, K. (2013). Tahapan dan langkah-langkah penelitian. Lukman Al Hakim Press.
Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian. Rineka Cipta.
Bank Indonesia. (2017). Peraturan Bank Indonesia Nomor 19/12/PBI/2017 tentang penyelenggaraan teknologi finansial. Bank Indonesia.
Bank Indonesia. (2018). Booklet financial technology. Bank Indonesia.
Choeruddin, A., et al. (2023). Literasi keuangan. PT Global Eksekutif Teknologi.
Diana. (2025). Literasi keuangan digital dan kemampuan menghindari penipuan online. Jurnal Literasi Keuangan Digital.
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Bone. (2020). Pedoman penulisan karya tulis ilmiah. IAIN Bone.
Fitrah, M., & Luthfiyah. (2018). Metodologi penelitian: Penelitian kualitatif, tindakan kelas & studi kasus. CV Jejak.
Ghozali, I. (2013). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 23. Universitas Diponegoro.
Jampala, R. C., et al. (2022). Digital financial literacy and cybersecurity awareness: A study on bank customers. International Journal of Professional Business Review.
Kementerian Agama RI. (2019). Al-Qur'an dan terjemahnya. Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI.
Lestari, S. K., Hindrayani, A., & Sangka, K. B. (2025). Pengaruh literasi keuangan dan literasi digital terhadap kesadaran penipuan investasi pada mahasiswa. E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, 14(4), 490–501.
Muftiadi, A., Agustina, T. P. M., & Evi, M. (2022). Studi kasus keamanan jaringan komputer: Analisis ancaman phising terhadap layanan online banking. Hexatech: Jurnal Ilmiah Teknik, 1(2), 61.
Otoritas Jasa Keuangan. (2019). Indeks literasi dan inklusi keuangan Indonesia. Otoritas Jasa Keuangan.
Otoritas Jasa Keuangan. (2020). Strategi nasional literasi keuangan Indonesia (SNLKI) 2021–2025. Otoritas Jasa Keuangan.
Otoritas Jasa Keuangan. (2021). Roadmap pengembangan dan penguatan fintech 2021–2025. Otoritas Jasa Keuangan.
Otoritas Jasa Keuangan. (2025). Strategi nasional literasi keuangan Indonesia (SNLKI) 2021–2025. Otoritas Jasa Keuangan.
Prasetyo, J., & Jannah. (2005). Metode penelitian kuantitatif. Raja Grafindo Persada.
Putra, I. K. O. K., et al. (2022). Tindakan kejahatan pada dunia digital dalam bentuk phising. Cybersecurity dan Forensik Digital, 4(2), 78.
Rahmiyanti, S., Fahrunnisa, V., Ridwan, M., et al. (2024). Penyuluhan interaktif literasi keuangan guna mencegah jebakan pinjaman online ilegal. Jurnal Pengabdian UNDIKMA, 5(3), 456–463.
Sheng, S., et al. (2022). Why they fall for phishing: An analysis of consumer vulnerability and protection. Journal of Cybersecurity and Privacy.
Silalahi, U. (2010). Metode penelitian sosial. PT Refika Aditama.
Sugiyono. (2014). Statistika untuk penelitian. IKAPI.
Sugiyono. (2025). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Syahdeni, S. R. (2009). Kejahatan & tindak pidana komputer. Pustaka Utama Grafita.
Tabrani, S., et al. (2024). Kejahatan phishing ditinjau dari perspektif hukum dan kejahatan siber. Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan, 3(1), 4.
Teguh, M. (2001). Metodologi penelitian. PT Raja Grafindo Persada.
Umar, H. (2014). Metode penelitian untuk skripsi dan tesis. Raja Grafindo Persada.
Winarni, S. E. (2021). Literasi keuangan dan inklusi keuangan di Indonesia. Rajawali Pers.
Yuliardi, R., & Nuraeni, Z. (2017). Statistika penelitian plus tutorial SPSS. Innosain.
Yusuf, M. D., Addermi, & Lim, J. (2022). Kejahatan phising dalam dunia cyber crime dan sistem hukum di Indonesia. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4(5), 8019–8020.
Winda Nuraeni, et al. (2025). Analisis literasi keuangan dan perencanaan keuangan generasi Z di Kabupaten Bekasi terhadap risiko penipuan keuangan. YUME: Journal of Management, 8(1), 216–230.











