Enforcement of Law Against Perpetrators of Human Trafficking Crimes (Study of Decision Number 432/PID.SUS/2025/PT MDN)

Authors

  • Andalan Cristian Saputra Hia Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia
  • Yusuf Hanafi Pasaribu Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia
  • Ramadhany Nasution Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia

Keywords:

Human Trafficking; Legal Protection; Punitive Measures.

Abstract

This study examines the enforcement of criminal law against perpetrators of human trafficking, focusing on Decision Number 432/PID.SUS/2025/PT MDN issued by the Medan High Court. Human trafficking cases in Indonesia remain significant due to economic vulnerability and inadequate legal protection for victims. Using qualitative descriptive-analytical methods and library research, this research analyzes the implementation of Law Number 21 of 2007 concerning the Eradication of Criminal Acts of Human Trafficking. The findings reveal that while the court has applied punitive sanctions including imprisonment and fines, victim protection remains insufficient, particularly regarding restitution, identity anonymity, and psychosocial rehabilitation. The study concludes that a more holistic, victim-centered approach is necessary, integrating restorative justice principles and inter-institutional collaboration to ensure comprehensive protection for trafficking victims. The results of the research on Decision Number 432/PID.SUS/2025/PT MDN show that although the Medan High Court has implemented legal protection with criminal sanctions and formal legitimization of victims, the protection is still partial and has not fully adopted the restorative paradigm. There is no direct restitution mechanism, the identity of the victim has not been anonymized, and there is no recommendation for psychosocial rehabilitation. To improve victim protection, it is necessary to integrate restitutive

References

Adudu, Rajwa Raidha, Marcel R Maramis, and Diana Esther Rondonuwu. “Perlindungan Hukum Terhadap Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang Di Indonesia.” Lex Crimen 11, no. 3 (2022): 4–8.

Ahdiat, Adi, "10 Provinsi dengan Korban Perdagangan Orang Terbanyak pada 2023" 2024, https://databoks.katadata.co.id/demografi/statistik/fbbbb453f3098f4/10-provinsi-dengan-korban-perdagangan-orang-terbanyak-pada-2023

Alfian, Alfan. “Upaya Perlindungan Hukum Terhadap Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang.” Fiat Justisia Jurnal Ilmu Hukum 9, no. 3 (2015): 337.

Apriani, Shinta, Dwi Putri Lestarika, and Wevy Efticha Sary. “Peranan Hukum Internasional Dalam Upayan Pemberantasan Dan Pencegahan Perdagangan Manusia Di Indonesia.” Jurnal Hukum Dan Kewarganegaraan 12, no. 6 (2025): 1–14.

F. Muhammad Rijal. “Memahami Desain Metode Penelitian Kualitatif.” Humanika, Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum 21, no. 1 (2021): 33–54.

Handayani, Putri Niken Ratna, and M Alpi Syahrin. “Pelaksanaan Penanggulangan Tindak Pidana Perdagangan Orang (Studi Kasus Di Kepolisian Resor Malang).” Jurnal Kajian Ilmu Hukum 3, no. 1 (2024): 38–51.

Kedutaan Besar dan Konsulat AS di Indonesia, "Laporan Perdagangan Manusia," 2024, https://id.usembassy.gov/id/2024-laporan-perdagangan-manusia/.

Jumiati. “Model Perlindungan Korban Perdagangan Orang Dalam Sistem Hukum Pidana Indonesia.” Jurisprudence 5, no. 21 (2015): 1–8.

Nugroho, Bastianto, and M. Roesli. “Analisa Hukum Tindak Pidana Perdagangan Orang (Human Trafficking).” Journal Of Social Science Research 2, no. 1 (2017): 106.

Puanandini, Dewi Asri, Lucky Darmawan Turyadi, and Muhamad Alfin Saputra. “Peran Lembaga Penegak Hukum Dalam Pemberantasan Tindak Pidana PErdagangan Orang Di Indonesia.” Public Sphere: Jurnal Sosial Politik, Pemerintahan Dan Hukum 3, no. 1 (March 30, 2024): 53–60.

Pusiknas Bareskrim Polri, "Ratusan Orang Jadi Korban Perdagangan Manusia" 2024, https://pusiknas.polri.go.id/detail_artikel/ratusan_orang_jadi_korban_perdagangan_manusia.

Pusiknas Bareskrim Polri, "Sejak Awal 2025, Polda NTT Tindak Tiga Perkara Perdagangan Orang," 2025, https://pusiknas.polri.go.id/detail_artikel/sejak_awal_2025,_polda_ntt_tindak_tiga_perkara_perdagangan_orang.

Puspawati, Ni Kadek. “Implementasi Kebijakan Pemberantasan Perdagangan Orang Dalam Perspektif Hukum Internasional Dan Nasional.” Indonesian Journal of Law and Justice 2, no. 3 (February 2, 2025): 7.

Sanjaya, Tegar Dwi, and Irhammudin. “Tindak Pidana Perdagangan Orang Dalam Perspektif Hukum Pidana Indonesia.” Jurnal Cendekia Ilmiah 5, no. 3 (February 13, 2025): 3669–77.

Sartika, Ria, "Polri Ungkap 189 Kasus Perdagangan Orang Selama Semester Pertama 2025, Ratusan Korban Berhasil Diselamatkan" 2025, https://citizen.riau24.com/berita/baca/1750575560-189-kasus-perdagangan-orang-di-2025-korban-mayoritas-anak-dan-perempuan.

Tamba, Andi Wiratama. “Peran Polri Dalam Mencegah Dan Menindak Tindak Pidana Perdagangan Orang Di Indonesia.” Journal of Innovation Research and Knowledge 4, no. 10 (February 25, 2025): 8043–52.

Winata, Muhammad Reza, and Tri Pujiati. “Pemulihan Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang Berdasarkan Pendekatan Hukum Progresif Dan Hak Asasi Manusia.” Jurnal Yudisial 12, no. 1 (2019): 85–88.

Yanggolo, Masrina, Caecilia J. J Waha, and Dicky J Paseki. “Implementasi Perlindungan Hukum Terhadap Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang Di Kamboja.” Lex Administratum 12, no. 4 (2024): 3.

Yusitarani, Safrida, and Nabitatus Sa’adah. “Analisis Yuridis Perlindungan Hukum Tenaga Migran Korban Perdagangan Manusia Oleh Pemerintah Indonesia.” Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia 2, no. 1 (January 10, 2020): 28.

Zulkifli, H.R. Zulki. 2015. Metodologi Penelitian Kualitatif. Yoyakarta: Deepublish.

Downloads

Published

2026-01-27

How to Cite

Andalan Cristian Saputra Hia, Yusuf Hanafi Pasaribu, & Ramadhany Nasution. (2026). Enforcement of Law Against Perpetrators of Human Trafficking Crimes (Study of Decision Number 432/PID.SUS/2025/PT MDN). Fox Justi : Jurnal Ilmu Hukum, 16(01), 99–106. Retrieved from https://ejournal.seaninstitute.or.id/index.php/Justi/article/view/8116

Most read articles by the same author(s)