Penerapan Seleksi Proses dan Tata Letak Fasilitas untuk Meningkatkan Produktivitas UMKM Karangan Bunga di Kota Solok
Keywords:
Seleksi Proses, Tata Letak Fasilitas, Produktivitas, UMKM, Karangan BungaAbstract
UMKM karangan bunga merupakan salah satu sektor usaha kreatif yang berkembang di Kota Solok dan memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap produk dekorasi pada berbagai acara. Namun demikian, sebagian besar pelaku UMKM masih menghadapi kendala berupa proses produksi yang belum terstandarisasi serta tata letak fasilitas kerja yang kurang efisien. Kondisi tersebut menyebabkan meningkatnya waktu produksi, perpindahan material yang tidak perlu, kelelahan pekerja, serta rendahnya produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan seleksi proses dan perancangan tata letak fasilitas dalam meningkatkan produktivitas UMKM karangan bunga di Kota Solok. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi langsung, wawancara kepada pemilik usaha, serta dokumentasi proses produksi. Analisis dilakukan terhadap alur proses produksi, pola perpindahan material, dan efektivitas penggunaan ruang kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan seleksi proses yang sesuai dengan karakteristik produk serta perancangan ulang tata letak fasilitas berdasarkan urutan proses produksi mampu mengurangi waktu perpindahan material, meningkatkan efisiensi kerja, memperlancar aliran proses produksi, serta meningkatkan produktivitas tenaga kerja. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pelaku UMKM untuk menerapkan tata letak berbasis aliran proses (product layout sederhana) sehingga mampu meningkatkan daya saing usaha.
Downloads
References
J. M. Apple, Plant Layout and Material Handling. New York, NY, USA: John Wiley & Sons, 1990.
S. Assauri, Manajemen Operasi Produksi: Pencapaian Sasaran Organisasi Berkesinambungan, 3rd ed. Jakarta, Indonesia: PT RajaGrafindo Persada, 2016.
V. Gaspersz, Production Planning and Inventory Control. Jakarta, Indonesia: PT Gramedia Pustaka Utama, 2012.
T. H. Handoko, Dasar-Dasar Manajemen Produksi dan Operasi, 1st ed. Yogyakarta, Indonesia: BPFE, 2015.
J. Heizer, B. Render, and C. Munson, Operations Management, 15th ed. Harlow, U.K.: Pearson, 2023.
E. Herjanto, Manajemen Operasi, 3rd ed. Jakarta, Indonesia: Grasindo, 2018.
Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia, Perkembangan Data Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Tahun 2024. Jakarta, Indonesia: Kementerian Koperasi dan UKM RI, 2024.
L. J. Krajewski, L. P. Ritzman, and M. K. Malhotra, Operations Management: Processes and Supply Chains, 12th ed. Harlow, U.K.: Pearson, 2019.
S. Nahmias and T. L. Olsen, Production and Operations Analysis, 7th ed. Long Grove, IL, USA: Waveland Press, 2015.
H. Purnomo, Perencanaan dan Perancangan Fasilitas. Yogyakarta, Indonesia: Graha Ilmu, 2004.
R. S. Russell and B. W. Taylor, Operations and Supply Chain Management, 10th ed. Hoboken, NJ, USA: John Wiley & Sons, 2019.
W. J. Stevenson, Operations Management, 14th ed. New York, NY, USA: McGraw-Hill Education, 2021.
E. T. Sule and K. Saefullah, Pengantar Manajemen. Jakarta, Indonesia: Prenadamedia Group, 2019.
J. A. Tompkins, J. A. White, Y. A. Bozer, and J. M. A. Tanchoco, Facilities Planning, 5th ed. Hoboken, NJ, USA: John Wiley & Sons, 2018.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Jakarta, Indonesia, 2008.
S. Wignjosoebroto, Tata Letak Pabrik dan Pemindahan Bahan, 3rd ed. Surabaya, Indonesia: Guna Widya, 2009.
Z. Yamit, Manajemen Produksi dan Operasi, 2nd ed. Yogyakarta, Indonesia: Ekonisia, 2013.
N. Slack, A. Brandon-Jones, and N. Burgess, Operations Management, 10th ed. Harlow, U.K.: Pearson, 2022.











